<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TRANSPARANSI NEWS</title>
	<atom:link href="https://www.transparansinews.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.transparansinews.com</link>
	<description>Berita Transparansi Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Oct 2026 05:45:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2025/11/cropped-Logo-PAV-transparansi-32x32.png</url>
	<title>TRANSPARANSI NEWS</title>
	<link>https://www.transparansinews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>GRB Desak Investigasi Proyek Jalan Beton Romang Tangayya–Tamangapa Senilai Rp3,7 Miliar</title>
		<link>https://www.transparansinews.com/sorotan/grb-desak-investigasi-proyek-jalan-beton-romang-tangayya-tamangapa-senilai-rp37-miliar/592/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 05:45:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.transparansinews.com/sorotan/grb-desak-investigasi-proyek-jalan-beton-romang-tangayya-tamangapa-senilai-rp37-miliar/592/</guid>

					<description><![CDATA[<div>MAKASSAR — Proyek rekonstruksi jalan beton di kawasan Romang Tangayya–Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, dengan...</div>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong>MAKASSAR</strong> — Proyek rekonstruksi jalan beton di kawasan Romang Tangayya–Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, dengan nilai kontrak mencapai Rp3.757.770.615 dari APBD Tahun Anggaran 2026, menuai sorotan. Gerakan Rakyat Bersatu (GRB) mendesak dilakukannya investigasi menyeluruh menyusul sejumlah dugaan persoalan teknis dalam pelaksanaan proyek tersebut.</p>
<p>Proyek yang berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar itu dikerjakan oleh CV Hardi Utama, dengan PT Askara Racana Konsultama tercantum sebagai konsultan pengawas pada papan informasi proyek. Masa pelaksanaan pekerjaan tercatat selama 120 hari kalender, dengan jadwal 13 Juli hingga 10 Oktober 2026.</p>
<p>Pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses mobilitas masyarakat, termasuk jalur menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang. Namun, munculnya sejumlah dugaan ketidaksesuaian di lapangan mendorong GRB meminta pemerintah melakukan pemeriksaan secara terbuka dan terukur.</p>
<p><strong>Sejumlah Dugaan Persoalan Teknis Mencuat</strong></p>
<p>Ketua LSM GRB, Rusidanto, menyoroti kondisi pekerjaan yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius dari instansi teknis dan pihak pelaksana. Ia menilai dugaan kerusakan pada bagian pekerjaan yang masih berlangsung harus diperiksa untuk memastikan kualitas konstruksi sesuai spesifikasi kontrak.</p>
<p>Sejumlah persoalan yang perlu diverifikasi antara lain dugaan robohnya bagian pondasi, panjang jalan yang disebut hanya mencapai sekitar 870 meter dari target 1 kilometer, serta dugaan lebar jalan yang tidak seragam dibandingkan ukuran 3,5 meter yang dipersoalkan.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-535" src="https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261010_134245.jpg" alt="" width="1080" height="1436" srcset="https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261010_134245.jpg 1080w, https://www.relevannews.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261010_134245-768x1021.jpg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px"></p>
<p>Selain itu, mutu beton pada bangunan gorong-gorong juga menjadi perhatian. GRB turut meminta penelusuran terhadap asal-usul material yang digunakan, menyusul dugaan penggunaan material dari sumber tambang yang tidak memiliki izin. Aspek keselamatan kerja pun perlu diperiksa setelah muncul dugaan pekerja tidak menggunakan helm pelindung saat beraktivitas di lokasi.</p>
<p>Seluruh persoalan tersebut membutuhkan verifikasi langsung melalui pengukuran, pemeriksaan dokumen kontrak, pengujian teknis, dan klarifikasi para pihak. Dugaan yang muncul tidak dapat serta-merta dianggap sebagai pelanggaran sebelum didukung bukti yang memadai.</p>
<p><strong>GRB Minta Volume Diukur Ulang dan Mutu Beton Diuji</strong></p>
<p>GRB mendesak Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar bersama instansi berwenang melakukan investigasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek. Pemeriksaan dinilai perlu mencakup kesesuaian volume pekerjaan dengan kontrak, kondisi konstruksi pondasi, dimensi jalan, serta mutu beton yang digunakan.</p>
<p>Pengukuran ulang panjang dan lebar jalan diperlukan untuk memastikan volume pekerjaan sesuai dengan gambar teknis dan dokumen kontrak. Jika terdapat indikasi ketidaksesuaian, hasil pengukuran harus dituangkan dalam berita acara pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p>GRB juga meminta pemeriksaan terhadap konstruksi pondasi dan gorong-gorong. Apabila diperlukan, pengujian laboratorium terhadap sampel beton dapat dilakukan melalui prosedur teknis yang sesuai untuk mengetahui apakah mutu material memenuhi persyaratan yang ditetapkan.</p>
<p>Terkait dugaan penggunaan material tambang ilegal, legalitas sumber material perlu ditelusuri melalui dokumen asal material dan perizinan yang relevan. Sementara itu, dugaan pelanggaran keselamatan kerja perlu diperiksa berdasarkan ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja yang berlaku.</p>
<p>Menurut GRB, pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan anggaran miliaran rupiah yang bersumber dari APBD benar-benar menghasilkan infrastruktur berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>
<p><strong>Pengawasan dan Transparansi Dipertanyakan</strong></p>
<p>Dengan nilai kontrak sekitar Rp3,75 miliar, pengawasan pekerjaan menjadi bagian penting dalam menjamin kualitas konstruksi. Konsultan pengawas dan instansi teknis terkait diharapkan dapat menjelaskan mekanisme pengendalian mutu, pemeriksaan progres, serta tindak lanjut terhadap setiap kerusakan yang ditemukan selama pelaksanaan pekerjaan.</p>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-536" src="https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261010_134431.jpg" alt="" width="1080" height="1434" srcset="https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261010_134431.jpg 1080w, https://www.relevannews.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261010_134431-768x1020.jpg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px"></p>
<p>Apabila hasil pemeriksaan nantinya membuktikan adanya kekurangan volume, ketidaksesuaian spesifikasi, atau pelanggaran ketentuan lainnya, pemerintah diminta mengambil tindakan sesuai kontrak dan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>Namun, penilaian mengenai potensi kerugian keuangan negara maupun adanya tindak pidana harus didasarkan pada hasil pemeriksaan dan bukti yang sah, bukan semata-mata berdasarkan dugaan.</p>
<p><strong>Dinas PU Belum Memberikan Tanggapan</strong></p>
<p>Hingga berita ini disusun, redaksi menyatakan belum memperoleh tanggapan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, termasuk Kepala Bidang Pekerjaan Jalan dan Jembatan, yang telah dimintai konfirmasi melalui pesan WhatsApp.</p>
<p>Redaksi juga membuka ruang klarifikasi bagi CV Hardi Utama selaku penyedia pekerjaan dan PT Askara Racana Konsultama selaku konsultan pengawas untuk memberikan penjelasan mengenai dugaan persoalan teknis tersebut.</p>
<p>Klarifikasi dari seluruh pihak diperlukan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat berimbang dan memberikan gambaran yang utuh mengenai kondisi proyek.</p>
<p>GRB berharap pemerintah tidak berhenti pada pemeriksaan administratif, tetapi juga melakukan pengecekan fisik secara menyeluruh. Sebab, kualitas infrastruktur, keselamatan masyarakat, dan pertanggungjawaban penggunaan uang rakyat harus menjadi prioritas dalam setiap proyek pembangunan.</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GRB Bongkar Proyek Jalan Rp3,75 Miliar di Makassar: Belum Rampung, Kerusakan Sudah Muncul!</title>
		<link>https://www.transparansinews.com/sorotan/grb-bongkar-proyek-jalan-rp375-miliar-di-makassar-belum-rampung-kerusakan-sudah-muncul/589/</link>
					<comments>https://www.transparansinews.com/sorotan/grb-bongkar-proyek-jalan-rp375-miliar-di-makassar-belum-rampung-kerusakan-sudah-muncul/589/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 05:20:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.transparansinews.com/?p=589</guid>

					<description><![CDATA[MAKASSAR — Proyek rekonstruksi Jalan Kampung Romang Tangayya, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, senilai...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAKASSAR</strong> — Proyek rekonstruksi Jalan Kampung Romang Tangayya, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, senilai Rp3.757.770.615 yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026, menuai sorotan tajam LSM Gema Rakyat Bersatu (GRB). Pekerjaan jalan beton yang masih berlangsung itu dilaporkan telah mengalami kerusakan. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai kualitas pekerjaan dan efektivitas pengawasan proyek bernilai miliaran rupiah tersebut.</p>
<p>Anggaran yang tidak sedikit semestinya berbanding lurus dengan kualitas infrastruktur yang dibangun. Namun, ketika kerusakan dilaporkan muncul sebelum pekerjaan dinyatakan rampung, publik berhak mempertanyakan bagaimana pengendalian mutu dilakukan dan sejauh mana pengawasan berjalan di lapangan.</p>
<p>Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan Paket 4 tersebut dilaksanakan oleh CV Hardi Utama, dengan PT Askara Racana Konsultama sebagai konsultan pengawas. Masa pelaksanaan ditetapkan selama 120 hari kalender.</p>
<p>Ketua LSM Gema Rakyat Bersatu (GRB), Rusidanto, menilai kondisi tersebut tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele. Menurutnya, kerusakan yang dilaporkan harus segera diperiksa untuk memastikan penyebabnya sekaligus menilai kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis dan dokumen kontrak.</p>
<p>“Bagaimana mungkin pekerjaan masih berlangsung, tetapi sudah ditemukan kerusakan? Kami meminta pihak terkait segera turun memeriksa dan menjelaskan penyebabnya. Uang rakyat harus menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Rusdianto.</p>
<p>Jangan Hanya Kejar Progres, Mutu Pekerjaan Harus Dibuktikan!</p>
<p>Sorotan GRB tidak berhenti pada kondisi fisik jalan. Perhatian juga tertuju pada peran Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar dan konsultan pengawas dalam memastikan setiap tahapan pekerjaan memenuhi persyaratan teknis.</p>
<p>Pengawasan proyek bukan sekadar memantau aktivitas pekerja atau mencatat progres fisik. Pengawasan harus memastikan material, metode pengerjaan, mutu beton, dan hasil pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Jika kerusakan benar terjadi, penyebabnya harus ditelusuri melalui pemeriksaan teknis, bukan sekadar ditutup dengan perbaikan tanpa penjelasan yang memadai.</p>
<p>GRB mendesak Dinas PU Kota Makassar melakukan pemeriksaan langsung terhadap titik-titik yang dilaporkan rusak. Hasil pemeriksaan juga perlu menjadi dasar untuk menentukan apakah terdapat ketidaksesuaian spesifikasi, kekeliruan pelaksanaan, atau faktor teknis lain yang dapat menjelaskan kondisi tersebut.</p>
<p>Pihak penyedia jasa dan konsultan pengawas pun diminta memberikan penjelasan terbuka. Publik perlu mengetahui langkah pengendalian mutu yang telah dilakukan, hasil pengawasan di lapangan, serta tindakan korektif yang akan ditempuh apabila ditemukan pekerjaan yang tidak memenuhi persyaratan.</p>
<p>Progres 120 Hari Kalender, Kepastian Jadwal Harus Dibuka</p>
<p>Persoalan lain yang menjadi perhatian ialah kepastian progres dan jadwal penyelesaian proyek. Dengan masa pelaksanaan 120 hari kalender, GRB meminta agar perkembangan pekerjaan dapat dijelaskan berdasarkan tanggal mulai kerja, jadwal kontrak, dan realisasi fisik di lapangan.</p>
<p>Kepastian tersebut penting untuk memastikan apakah pelaksanaan berjalan sesuai jadwal atau terdapat penyimpangan yang memerlukan penanganan. Dugaan keterlambatan tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan pekerjaan yang belum selesai, tetapi harus diuji melalui dokumen kontrak dan laporan progres aktual.</p>
<p>Hingga berita ini disusun, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan yang telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan terkait kerusakan yang disoroti maupun perkembangan pelaksanaan proyek tersebut.</p>
<p>Sikap belum adanya tanggapan itu membuat sejumlah pertanyaan publik masih menunggu jawaban: bagaimana kondisi mutu pekerjaan berdasarkan hasil pengawasan, apa penyebab kerusakan yang dilaporkan, dan langkah apa yang akan diambil untuk memastikan hasil pembangunan sesuai spesifikasi?</p>
<p>GRB Desak Pemeriksaan, Jangan Sampai Anggaran Besar Tak Sebanding dengan Kualitas</p>
<p>GRB mendesak Dinas PU Kota Makassar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pekerjaan tersebut. Jika pemeriksaan menemukan ketidaksesuaian dengan spesifikasi teknis atau ketentuan kontrak, pihak yang bertanggung jawab harus diminta melakukan perbaikan sesuai mekanisme yang berlaku.</p>
<p>Pemeriksaan juga perlu dilakukan sebelum serah terima pekerjaan untuk memastikan kualitas konstruksi memenuhi persyaratan. Setiap kerusakan yang terbukti menjadi tanggung jawab pelaksana harus ditangani sesuai ketentuan kontrak, bukan dibiarkan menjadi persoalan yang berpotensi merugikan masyarakat di kemudian hari.</p>
<p>Dengan nilai anggaran mencapai Rp3,75 miliar, proyek ini bukan perkara kecil. Setiap rupiah dari APBD harus dapat dipertanggungjawabkan, baik dari sisi pelaksanaan, mutu hasil pekerjaan, maupun manfaatnya bagi masyarakat.</p>
<p>GRB menegaskan, proyek infrastruktur tidak cukup dinyatakan selesai secara administratif. Kualitasnya harus dibuktikan secara teknis di lapangan. Pemeriksaan fisik, keterbukaan dokumen yang relevan, dan klarifikasi seluruh pihak menjadi langkah penting untuk menjawab sorotan publik terhadap proyek Jalan Kampung Romang Tangayya tersebut.</p>
<p>Hingga kini, dugaan ketidaksesuaian mutu dan potensi keterlambatan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Publik menunggu penjelasan Dinas PU Kota Makassar, CV Hardi Utama, dan PT Askara Racana Konsultama agar persoalan ini terang berdasarkan fakta, bukan sekadar saling klaim.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.transparansinews.com/sorotan/grb-bongkar-proyek-jalan-rp375-miliar-di-makassar-belum-rampung-kerusakan-sudah-muncul/589/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bea Cukai Makassar dan Polda Sulsel Bongkar Jaringan Narkotika Internasional, Sita 1 Kilogram Sabu Senilai Rp1,2 Miliar</title>
		<link>https://www.transparansinews.com/makassar/bea-cukai-makassar-dan-polda-sulsel-bongkar-jaringan-narkotika-internasional-sita-1-kilogram-sabu-senilai-rp12-miliar/558/</link>
					<comments>https://www.transparansinews.com/makassar/bea-cukai-makassar-dan-polda-sulsel-bongkar-jaringan-narkotika-internasional-sita-1-kilogram-sabu-senilai-rp12-miliar/558/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 04:49:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.transparansinews.com/?p=558</guid>

					<description><![CDATA[Makassar – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Makassar bersama Kantor Wilayah DJBC Sulawesi Bagian Selatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Makassar</strong> – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Makassar bersama Kantor Wilayah DJBC Sulawesi Bagian Selatan dan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan berhasil mengungkap upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional dengan menyita narkotika jenis sabu (methamphetamine) seberat bruto sekitar 1.000 gram atau 1 kilogram.</p>
<p>Keberhasilan pengungkapan tersebut disampaikan melalui Siaran Pers Nomor PERS-07/KBC.1701/2026 yang diterbitkan pada Selasa, 7 Juli 2026. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial MA yang diduga berperan sebagai kurir dengan membawa sabu senilai sekitar Rp1,2 miliar.</p>
<p>Kepala Bea Cukai Makassar, Martha, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari hasil analisis intelijen terhadap penumpang penerbangan internasional rute Kuala Lumpur (KUL)–Makassar (UPG). Berdasarkan hasil profiling, petugas mencurigai salah seorang penumpang yang diduga membawa narkotika.</p>
<p>&#8220;Kami kemudian melakukan wawancara, pemeriksaan badan (body checking), serta pemeriksaan barang bawaan terhadap yang bersangkutan,&#8221; ujar Martha.<img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-559" src="https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260707-WA0019.jpg" alt="" width="1600" height="713" srcset="https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260707-WA0019.jpg 1600w, https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260707-WA0019-768x342.jpg 768w, https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260707-WA0019-1536x684.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan empat bungkus sabu yang disembunyikan menggunakan metode body strapping. Dua bungkus ditempelkan pada bagian paha depan, sedangkan dua bungkus lainnya disembunyikan di bagian paha belakang untuk mengelabui petugas.</p>
<p>Pengujian awal menggunakan Narcotics Identification Kit (NIK) menunjukkan seluruh paket tersebut positif mengandung Methamphetamine yang termasuk Narkotika Golongan I.</p>
<p>Keberhasilan operasi ini juga didukung oleh sinergi Bea Cukai dengan Imigrasi Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti diserahkan kepada Polda Sulawesi Selatan guna dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.</p>
<p>Dari hasil pengembangan melalui metode controlled delivery, aparat kembali berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku lainnya di Kota Makassar yang masing-masing berinisial P dan MT. Dengan demikian, total tiga orang berhasil diamankan dalam pengungkapan jaringan tersebut.</p>
<p>Ketiga tersangka dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan kini menjalani proses hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>Bea Cukai memperkirakan keberhasilan pengungkapan kasus ini mampu menyelamatkan sekitar 5.000 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika. Selain itu, negara diperkirakan dapat menghemat anggaran rehabilitasi hingga sekitar Rp7,9 miliar.</p>
<p>Pengungkapan ini menjadi bukti nyata komitmen Bea Cukai bersama Polda Sulawesi Selatan dan seluruh aparat penegak hukum dalam memperkuat pengawasan di pintu masuk negara, memberantas penyelundupan narkotika lintas negara, serta melindungi masyarakat Indonesia dari ancaman kejahatan narkotika transnasional.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.transparansinews.com/makassar/bea-cukai-makassar-dan-polda-sulsel-bongkar-jaringan-narkotika-internasional-sita-1-kilogram-sabu-senilai-rp12-miliar/558/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>USAI LANTIK 10 DPC, APDESI SULSEL GASPOL 3 PROGRAM: DARI ASPIRASI DESA HINGGA SOLUSI LAHAN</title>
		<link>https://www.transparansinews.com/kegiatan/usai-lantik-10-dpc-apdesi-sulsel-gaspol-3-program-dari-aspirasi-desa-hingga-solusi-lahan/554/</link>
					<comments>https://www.transparansinews.com/kegiatan/usai-lantik-10-dpc-apdesi-sulsel-gaspol-3-program-dari-aspirasi-desa-hingga-solusi-lahan/554/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 04:17:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.transparansinews.com/?p=554</guid>

					<description><![CDATA[MAKASSAR SULSEL &#8211; Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Sulawesi Selatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAKASSAR SULSEL</strong> &#8211; Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Sulawesi Selatan langsung tancap gas usai pelantikan 10 DPC se-Sulsel di Gedung Mandala Bakti Makassar, Sabtu (4/7/2026). Tiga program skala prioritas ditetapkan sebagai arah kerja organisasi periode 2024-2029.</p>
<p>Fokus utama diarahkan pada kolaborasi lintas sektor, percepatan penguatan DPC di seluruh kabupaten/kota, dan penyelesaian kendala lahan pembangunan desa.</p>
<p>Hal tersebut ditegaskan Ketua DPD APDESI Sulsel Wahyudin Mapparenta, S.IP., M.Si usai pelantikan yang dihadiri perwakilan 10 kabupaten/kota, termasuk Bupati Barru.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-555" src="https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260705-WA0005.jpg" alt="" width="1600" height="713" srcset="https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260705-WA0005.jpg 1600w, https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260705-WA0005-768x342.jpg 768w, https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260705-WA0005-1536x684.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>&#8220;Di organisasi ini kita membutuhkan duduk bersama untuk membincang terkait apa-apa saja program yang baik untuk masyarakat desa. Kolaborasi dengan stakeholder pemerintah, baik Pemerintah Daerah Kabupaten, Provinsi, maupun Pusat tetap kita jalankan,&#8221; ujar Wahyudin.</p>
<p>*Tiga Skala Prioritas APDESI Sulsel*</p>
<p>1. Menampung Aspirasi dari Desa ke Provinsi</p>
<p>APDESI akan menjadi wadah penampung aspirasi kepala desa mulai dari tingkat desa, kabupaten, hingga provinsi. &#8220;Kita ingin mendukung kebijakan-kebijakan yang menguntungkan untuk masyarakat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>2. Penguatan DPC di 24 Kabupaten/Kota</p>
<p>Saat ini baru 10 kabupaten/kota yang telah melaksanakan pelantikan DPC. Wahyudin berharap 14 kabupaten/kota lainnya segera menyusul agar sinergitas berjalan di seluruh Sulsel. &#8220;Harapannya satu visi satu sintesis di setiap kabupaten, sehingga bisa bekerja sama dengan pemerintah setempat, media dan semua pihak untuk membawa kemajuan masyarakat desa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>3. Mencari Solusi Kendala Lahan Pembangunan Desa</p>
<p>Wahyudin menyoroti masih banyak desa yang terkendala ketersediaan lahan untuk pembangunan. Ia mengusulkan adanya revisi ukuran lahan dari pemerintah pusat. &#8220;Selama ini butuh luas 1000 meter. Nanti mungkin bisa diperkecil, misalnya 20&#215;30, tanpa merubah fungsi dan bentuk bangunan. Tujuannya supaya semua desa bisa ada porsinya mendapatkan program,&#8221; terangnya.</p>
<p>Wahyudin menegaskan APDESI Sulsel ke depan akan fokus menjadi jembatan antara pemerintah dengan masyarakat desa. &#8220;Kita semua harus bekerja sama. Tidak ada kata tidak bekerja sama untuk membangun desa,&#8221; tutupnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.transparansinews.com/kegiatan/usai-lantik-10-dpc-apdesi-sulsel-gaspol-3-program-dari-aspirasi-desa-hingga-solusi-lahan/554/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Penumpang Kecewa, Bus Bintang Asri Diduga Abaikan Kenyamanan Dan Keselamatan”</title>
		<link>https://www.transparansinews.com/sorotan/penumpang-kecewa-bus-bintang-asri-diduga-abaikan-kenyamanan-dan-keselamatan/545/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2026 11:27:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MOROWALI]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.transparansinews.com/sorotan/penumpang-kecewa-bus-bintang-asri-diduga-abaikan-kenyamanan-dan-keselamatan/545/</guid>

					<description><![CDATA[<div>Morowali — Pelayanan transportasi darat kembali mendapat sorotan publik setelah sejumlah penumpang bus antar provinsi...</div>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>Morowali — Pelayanan transportasi darat kembali mendapat sorotan publik setelah sejumlah penumpang bus antar provinsi milik PO Bintang Asri mengeluhkan keterlambatan perjalanan yang dinilai tidak wajar. Bus dengan rute Morowali menuju Makassar yang berangkat pada Senin, 25 Mei 2026 pukul 07.00 WITA, dilaporkan baru tiba pada Rabu pagi, padahal biasanya perjalanan hanya memakan waktu sekitar satu hari satu malam.</p>
<p>Menurut keterangan beberapa penumpang, keterlambatan diduga dipicu oleh kondisi kendaraan yang berulang kali mengalami gangguan teknis di tengah perjalanan. Situasi tersebut membuat para penumpang harus menunggu dalam waktu lama tanpa kepastian keberangkatan kembali.</p>
<p>“Bus beberapa kali berhenti karena diduga mengalami kerusakan. Penumpang hanya menunggu tanpa penjelasan yang jelas,” ungkap salah satu penumpang kepada media.</p>
<p>Lamanya perjalanan memicu kekecewaan dari keluarga penumpang yang menunggu di tempat tujuan. Salah seorang suami penumpang mengaku kecewa karena istrinya harus berada di perjalanan lebih lama dari jadwal normal tanpa adanya kepastian waktu tiba.</p>
<p>“Kami khawatir karena perjalanan jadi sangat lama. Informasi yang diterima juga minim. Harusnya pihak perusahaan lebih bertanggung jawab terhadap kenyamanan dan keselamatan penumpang,” ujarnya.</p>
<p>Keluhan juga datang dari penumpang lain yang diketahui memiliki keperluan mendesak untuk menjenguk orang tua yang sedang sakit. Keterlambatan tersebut dinilai sangat merugikan karena menghambat urusan keluarga yang penting.</p>
<p>Selain soal keterlambatan, beberapa penumpang juga mengaku tidak mendapatkan pelayanan yang memadai selama bus mengalami hambatan di perjalanan. Mereka berharap perusahaan otobus dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi armada maupun sistem pelayanan kepada penumpang.</p>
<p>Sorotan terhadap peristiwa ini turut datang dari LSM ARMADA yang meminta pemerintah dan instansi terkait turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap operasional perusahaan otobus tersebut. Mereka menilai perusahaan transportasi wajib mengutamakan keselamatan, kelayakan kendaraan, dan kepastian pelayanan bagi masyarakat.</p>
<p>“Jika benar terjadi kelalaian dalam pelayanan maupun kondisi armada, maka perlu ada evaluasi serius hingga pemberian sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegas perwakilan LSM ARMADA.</p>
<p>Masyarakat pun berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, mengingat transportasi umum menjadi sarana utama bagi banyak warga yang melakukan perjalanan antar daerah. Keselamatan dan kenyamanan penumpang dinilai harus menjadi prioritas utama setiap perusahaan angkutan umum.</p>
<p>Hingga berita ini diterbitkan, pihak PO Bintang Asri belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyebab keterlambatan perjalanan tersebut.</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Gunakan Kendaraan Tak Layak Pakai PO Bintang Asri Berpotensi Ancam Keselamatan Penumpang.</title>
		<link>https://www.transparansinews.com/sorotan/diduga-gunakan-kendaraan-tak-layak-pakai-po-bintang-asri-berpotensi-ancam-keselamatan-penumpang/539/</link>
					<comments>https://www.transparansinews.com/sorotan/diduga-gunakan-kendaraan-tak-layak-pakai-po-bintang-asri-berpotensi-ancam-keselamatan-penumpang/539/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2026 11:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MOROWALI]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.transparansinews.com/?p=539</guid>

					<description><![CDATA[Morowali — Pelayanan transportasi darat kembali menjadi sorotan tajam. Kali ini, bus antar provinsi milik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Morowali</strong> — Pelayanan transportasi darat kembali menjadi sorotan tajam. Kali ini, bus antar provinsi milik perusahaan otobus Bintang Asri mengalami keterlambatan sebagaimana jadwal tiba yang seharusnya, yakni molor lebih dari satu hari sebagaimana jadwal biasanya. Dalam perjalanan rute Morowali menuju Makassar pada Senin pagi, 25 Mei 2026 sekitar pukul 07.00 WITA, yang biasanya tiba pada Selasa pagi, justru tiba pada hari Rabu pagi.</p>
<p>Informasi yang diterima media dari sejumlah penumpang yang ikut dalam perjalanan Bintang Asri dari Morowali menuju Makassar, mengatakan pemicunya adalah kendaraan kerap mogok di tengah jalan.</p>
<p>Keterlambatan tersebut memicu keluhan keras dari sejumlah penumpang dan keluarga penumpang karena perjalanan yang semestinya ditempuh dalam waktu sekitar 1 hari 1 malam justru molor hingga mencapai 3 hari 2 malam.</p>
<p>Ironinya penumpang cuman diberi makan cuman sekali, dan tidak ada kendaraan pengganti yang seakan pihak PO berjudi dengan keselamatan penumpang.</p>
<p>Salah satu keluarga penumpang mengaku sangat keberatan atas lambannya perjalanan bus tersebut. Keluarga penumpang yang tak lain adalah suami dari penumpang menyampaikan kekecewaannya karena istrinya yang berada di dalam bus mengalami keterlambatan tanpa kejelasan pasti.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami sangat keberatan. Harusnya sudah sampai, tapi ternyata sampai berhari-hari di perjalanan. Tidak ada kepastian yang jelas,” ujarnya dengan nada kecewa.</p>
<p>Tidak hanya itu, salah satu penumpang bahkan memiliki kondisi yang sangat mendesak. Penumpang tersebut dikabarkan hendak menjenguk orang tuanya yang sedang sakit, namun merasa dirugikan akibat keterlambatan perjalanan yang dinilai tidak wajar.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-542" src="https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260527_185615.jpg" alt="" width="738" height="528" /></p>
<p>Sementara itu LSM ARMADA meminta kepada instansi pemerintah terkait untuk meninjau ulang izin yang dimiliki oleh PO Bintang Asri atau setidaknya ada sanksi sesuai aturan yang berlaku.</p>
<p>Dalam hal ini pihak PO seharusnya bisa dikenakan denda uang pengganti transport bahkan pencabutan izin, mengingat ini murni dari pihak PO yang tidak cermat dan mengutamakan kepentingan, kenyamanan hingga keselamatan penumpang sebagai pengguna jasa layanan transport, tambahnya.</p>
<p>Selain itu, peristiwa ini pun menuai sorotan dari beberapa elemen masyarakat yang meminta adanya evaluasi terhadap pelayanan transportasi darat, khususnya perusahaan otobus yang melayani trayek jarak jauh antar provinsi.</p>
<p>Warga menilai keselamatan, kenyamanan, dan kepastian waktu penumpang seharusnya menjadi prioritas utama perusahaan transportasi, bukan justru membuat penumpang terancam di perjalanan.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak bus Bintang Asri terkait penyebab keterlambatan tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.transparansinews.com/sorotan/diduga-gunakan-kendaraan-tak-layak-pakai-po-bintang-asri-berpotensi-ancam-keselamatan-penumpang/539/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolda Sulsel terima Penghargaan IKPA T.A 2025 Peringkat I dari Kapolri, wujud komitmen pengelolaan anggaran yang profesional dan akuntabel</title>
		<link>https://www.transparansinews.com/tni-polri/kapolda-sulsel-terima-penghargaan-ikpa-t-a-2025-peringkat-i-dari-kapolri-wujud-komitmen-pengelolaan-anggaran-yang-profesional-dan-akuntabel/535/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 01:38:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[TNI POLRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.transparansinews.com/tni-polri/kapolda-sulsel-terima-penghargaan-ikpa-t-a-2025-peringkat-i-dari-kapolri-wujud-komitmen-pengelolaan-anggaran-yang-profesional-dan-akuntabel/535/</guid>

					<description><![CDATA[<div>Makassar – Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., menerima penghargaan prestisius dari...</div>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong>Makassar –</strong> Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., menerima penghargaan prestisius dari Kapolri atas capaian Peringkat I (Satu) Nasional Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) T.A 2025 kategori Pagu Besar tingkat Polri. Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung di Rupatama Mabes Polri, Rabu (29/04/2026).</p>
<p>Penilaian tersebut dilakukan oleh Kementerian Keuangan RI terhadap seluruh Kementerian/Lembaga, termasuk Polri, sebagai bentuk evaluasi atas kualitas pelaksanaan anggaran.</p>
<p>Capaian ini menunjukkan kinerja unggul Polda Sulsel dalam pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel. Dari total 36 Polda di seluruh Indonesia, Polda Sulsel berhasil menempati posisi terbaik dalam kategori pagu besar, yang menjadi indikator penting dalam tata kelola keuangan negara.</p>
<p>Selain capaian tersebut, dari total 51 Satuan Kerja (Satker) jajaran Polda Sulsel, sebanyak 30 Satker berhasil meraih nilai IKPA 100 atau kategori sempurna. Prestasi ini menjadi indikator kuat atas optimalnya pelaksanaan dan pengelolaan anggaran di lingkungan Polda Sulsel.</p>
<p>Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras dan sinergi seluruh jajaran, khususnya para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) serta personel yang mengemban fungsi keuangan di masing-masing Satker. Pembinaan yang dilakukan oleh Bidang Keuangan Polda Sulsel di bawah pimpinan Kabidkeu Kombes Pol S. Ferdinand Suwarji, S.E., M.Ak., M.A.R.S., CFrA., turut berperan penting dalam mendorong peningkatan kualitas kinerja pengelolaan anggaran.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-523" src="https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260429-WA0008-scaled-1.jpg" alt="" width="2560" height="1920" srcset="https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260429-WA0008-scaled-1.jpg 2560w, https://www.relevannews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260429-WA0008-768x576.jpg 768w, https://www.relevannews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260429-WA0008-1536x1152.jpg 1536w, https://www.relevannews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260429-WA0008-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px"></p>
<p>Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan wujud nyata komitmen dalam menerapkan prinsip pengelolaan keuangan yang TEPAT (Tertib, Efektif-Efisien, Partisipatif, Akuntabel dan Terpercaya). Hal tersebut sejalan dengan upaya mendukung pelaksanaan tugas Polri yang Presisi.</p>
<p>Lebih lanjut, penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan penguatan integritas bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, khususnya dalam pengelolaan anggaran yang bersih, transparan, dan akuntabel, serta menghindari segala bentuk penyimpangan yang dapat merugikan institusi.</p>
<p>Dengan capaian ini, Polda Sulsel diharapkan mampu terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja, serta menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik di lingkungan Polri.</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SOSOK EKS NAPITER AB DISINYALIR 2 KALI DIAMANKAN TERKAIT DUGAAN BBM ILEGAL</title>
		<link>https://www.transparansinews.com/sorotan/sosok-eks-napiter-ab-disinyalir-2-kali-diamankan-terkait-dugaan-bbm-ilegal/529/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 09:29:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.transparansinews.com/sorotan/sosok-eks-napiter-ab-disinyalir-2-kali-diamankan-terkait-dugaan-bbm-ilegal/529/</guid>

					<description><![CDATA[<div>MAKASSAR – Kasus dugaan mafia bahan bakar minyak (BBM) kembali mencuat dan menjadi sorotan tajam...</div>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong>MAKASSAR</strong> – Kasus dugaan mafia bahan bakar minyak (BBM) kembali mencuat dan menjadi sorotan tajam publik setelah aparat melakukan penggerebekan di dua lokasi berbeda dalam rentang waktu yang tidak bersamaan. Seorang pria berinisial AB disebut sebagai sosok kunci, setelah dua kali diamankan dalam kasus serupa.</p>
<p>Penangkapan pertama terjadi pada tahun 2024 di sebuah galangan kapal. Sementara itu, penangkapan kedua berlangsung pada Minggu, 26 April 2026, menjelang waktu magrib. Dalam operasi terbaru tersebut, aparat menyita sekitar 13.000 liter bio solar subsidi dari sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penampungan ilegal sebelum didistribusikan ke sektor industri.</p>
<p>Temuan ini memperkuat indikasi adanya praktik penyelewengan distribusi BBM bersubsidi yang diduga telah berlangsung lama dan berjalan secara terorganisir.</p>
<p>Kembalinya nama AB dalam kasus serupa menimbulkan pertanyaan serius: apakah jaringan ini telah diputus, atau justru masih terus beroperasi di balik layar?</p>
<p>Sorotan semakin mengeras setelah munculnya isu dugaan keterlibatan oknum aparat dalam jaringan tersebut. Informasi yang beredar menyebut adanya pihak dari institusi penegak hukum yang diduga berperan sebagai pelindung atau fasilitator praktik ilegal ini.</p>
<p>Namun hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang yang mengonfirmasi dugaan tersebut.</p>
<p>Aparat menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung guna mengungkap fakta secara menyeluruh, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain.</p>
<p>Kasus ini memicu gelombang tuntutan dari publik agar penegakan hukum dilakukan secara transparan dan tegas, tanpa pandang bulu. Jika benar terdapat keterlibatan oknum aparat, maka pengungkapan harus dilakukan secara terbuka demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum.</p>
<p>Hingga kini, publik masih menanti perkembangan lanjutan dan klarifikasi resmi dari pihak terkait. Satu hal yang pasti, perhatian publik tidak akan surut sampai seluruh jaringan di balik dugaan mafia BBM ini benar-benar terungkap.</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolda Sulsel Berikan Pengarahan kepada Personel Polres Luwu Utara, Tekankan Profesionalitas dan Disiplin Anggota</title>
		<link>https://www.transparansinews.com/tni-polri/kapolda-sulsel-berikan-pengarahan-kepada-personel-polres-luwu-utara-tekankan-profesionalitas-dan-disiplin-anggota/527/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 15:19:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[TNI POLRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.transparansinews.com/tni-polri/kapolda-sulsel-berikan-pengarahan-kepada-personel-polres-luwu-utara-tekankan-profesionalitas-dan-disiplin-anggota/527/</guid>

					<description><![CDATA[<div>Makassar – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja...</div>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong>Makassar – </strong>Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja sekaligus memberikan pengarahan kepada personel Polres Luwu Utara yang berlangsung di Mako Polres Luwu Utara, Senin (27/04/2026).</p>
<p>Kedatangan Kapolda Sulsel bersama rombongan Pejabat Utama Polda Sulsel disambut langsung oleh Kapolres Luwu Utara AKBP Nugraha Pamungkas, S.I.K., M.H., beserta jajaran dengan prosesi adat berupa pengalungan sarung, penyerahan bucket bunga, serta penampilan tari Padduppa yang dilanjutkan dengan jajar kehormatan.</p>
<p>Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tatap muka bersama seluruh personel Polres Luwu Utara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Polres, para Kapolsek jajaran, perwira staf serta para perwira Batalyon D Pelopor.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Luwu Utara menyampaikan situasi kamtibmas di wilayah hukumnya yang secara umum dalam keadaan aman dan kondusif. Ia juga menyampaikan bahwa kunjungan kerja Kapolda Sulsel ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas kepolisian.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-515" src="https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260427-WA0024-scaled-1.jpg" alt="" width="2560" height="1707" srcset="https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260427-WA0024-scaled-1.jpg 2560w, https://www.relevannews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260427-WA0024-768x512.jpg 768w, https://www.relevannews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260427-WA0024-1536x1024.jpg 1536w, https://www.relevannews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260427-WA0024-2048x1366.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px"></p>
<p>Selanjutnya, dalam arahannya, Kapolda Sulsel menekankan pentingnya peningkatan kinerja, khususnya dalam penyelesaian perkara agar masyarakat dapat segera memperoleh kepastian hukum. Ia juga menyoroti peran layanan Call Center 110 sebagai garda terdepan dalam pelayanan Polri kepada masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, kecepatan, ketepatan, serta sikap humanis petugas dalam merespons setiap laporan masyarakat menjadi cerminan kehadiran negara di tengah masyarakat.</p>
<p>Selain itu, Kapolda juga mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa menjaga nama baik institusi serta meningkatkan pengawasan melekat (waskat) oleh atasan kepada anggota guna mencegah terjadinya pelanggaran.</p>
<p>“Pelanggaran anggota, terutama penyalahgunaan narkoba, tidak ada toleransi dan akan diproses secara hukum serta sidang etik hingga pemberhentian tidak dengan hormat,” tegas Kapolda.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polres Luwu Utara semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gelar Operasional Triwulan I Tahun 2026, Kapolda Sulsel Tekankan Evaluasi dan Peningkatan Kinerja</title>
		<link>https://www.transparansinews.com/tni-polri/gelar-operasional-triwulan-i-tahun-2026-kapolda-sulsel-tekankan-evaluasi-dan-peningkatan-kinerja/525/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 06:19:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[TNI POLRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.transparansinews.com/tni-polri/gelar-operasional-triwulan-i-tahun-2026-kapolda-sulsel-tekankan-evaluasi-dan-peningkatan-kinerja/525/</guid>

					<description><![CDATA[<div>Makassar – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Gelar Operasional...</div>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong>Makassar –</strong> Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Gelar Operasional Triwulan I Tahun 2026 Polda Sulsel yang dilaksanakan di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Kamis (23/04/2026).</p>
<p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Sulsel, serta Kapolres jajaran. Gelar operasional ini menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan operasi kepolisian selama Triwulan I di wilayah hukum Polda Sulsel, guna mengukur efektivitas dan efisiensi dalam menekan angka kejahatan serta gangguan kamtibmas.</p>
<p>Dalam arahannya, Kapolda Sulsel menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi dan kerja keras dalam pelaksanaan berbagai operasi kepolisian, khususnya dalam mendukung pengamanan kegiatan masyarakat dan perayaan hari-hari besar.<img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-511" src="https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260423-WA0013-scaled-1.jpg" alt="" width="2560" height="1707" srcset="https://www.transparansinews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260423-WA0013-scaled-1.jpg 2560w, https://www.relevannews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260423-WA0013-768x512.jpg 768w, https://www.relevannews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260423-WA0013-1536x1024.jpg 1536w, https://www.relevannews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260423-WA0013-2048x1366.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px"></p>
<p>“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel yang telah sukses melaksanakan kegiatan operasi-operasi kepolisian yang sangat membantu dalam mengamankan berbagai agenda masyarakat,” ungkap Kapolda.</p>
<p>Selanjutnya Kapolda Sulsel juga berharap seluruh jajaran dapat terus meningkatkan kinerja operasional melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan serta pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.</p>
<p>“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan amanah, serta terus tingkatkan kemampuan dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di wilayah hukum masing-masing,” tutup Kapolda.</p>
<p>Melalui gelar operasional ini, diharapkan seluruh satuan kerja dan kewilayahan di jajaran Polda Sulsel dapat semakin optimal dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan.</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
